Rabu, 19 Desember 2012

Libratama – Kombinasi STOP IT dan FIX STIX untuk Apa?

Tags

Kombinasi merupakan gabungan beberapa hal. Pada umumnya kombinasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh efek atau hasil yang lebih baik daripada yang dilakukan tanpa kombinasi apa-apa. Kombinasi dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Contohnya dalam hal perbaikan pipa. Pipa yang mengalami kerusakan sudah pasti membutuhkan perbaikan. Kerusakan pada pipa ini bisa terjadi karena retak atau bocor. Hal ini biasanya terjadi pada sambungan-sambungan pipa, bahkan badan pipa itu sendiri, yaitu adanya cacat material seperti berlubang. Kebocoran juga bisa terjadi karena kesalahan pemasangan. Akibat yang ditimbulkan dari kebocoran pipa, air keluar atau merembes atau ada zat lain masuk ke dalam pipa. Kebocoran pipa kerap mengakibatkan tekanan air akan berubah.

Libratama sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang industrial maintenance mengusung salah satu produk unggulannya yang dapat mengatasi kebocoran pipa, yakni Stop It Pipe Repair System – Stop It over Fix Stix. STOP IT adalah pelapis berupa kain fiberglass dengan special urethane resins yang diaktifkan oleh air. Cocok digunakan untuk perbaikan kebocoran pada pipa dan memperkuat sambungan pada pipa dalam segala kondisi, bahkan di dalam air. FIX STIX adalah epoxy yang terdiri dari dua bagian yang mengeras dalam waktu 20 menit. Sangat baik digunakan untuk mengisi/menyumbat kebocoran yang besar. Kombinasi FIX STIX yang diikuti dengan STOP IT Repair Tape menjadikan perbaikan Anda sempurna. Jadi gunakan keduanya untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Beberapa produk unggulan lain yang diusung oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang pemeliharaan mesin antara lain adalah Drathon Chemical, Drathon Lubricants, Drathon Weldings, Drathon Refractories, Epigen, Epoxy Resin, dll. Saat ini perusahaan yang menggeluti bidang industrial maintenance telah melebarkan sayapnya dibeberapa kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Bali, dan Palembang.


EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.