Tampilkan postingan dengan label Tingkat Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tingkat Dasar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 April 2018

Kombinasi Line dan Offset sebagai Alternatif Cara Membuat Kotak


Sebenarnya, pada tutorial belajar AutoCad untuk pemula ini, akan membahas mengenai OFFSET. Command Offset merupakan salah satu dari command modify atau modifikasi yang dapat membentuk garis sejajar dengan jarak tertentu dan menentukan sisi sebelah mana dari object yang diselect (dipilih). 

Membaca fungsi offset seperti penjelasan di atas, tentu masih kurang jelas dan membingungkan, untuk apa sesungguhnya. Agar mudah dipahami, sengaja judul materi offset ini kita rubah menjadi Kombinasi Line dan Offset sebagai Alternatif Cara Membuat Kotak. Sehingga memberikan ilustrasi salah satu fungsi offset yaitu untuk membuat kotak. Tentu saja masih banyak kegunaan atau fungsi offset yang lain. Saya yakin anda dapat mengembangkannya sendiri setelah melalui latihan berikut.

Kita awali materi ini dengan latihan membuat offset dari sebuat garis vertical dengan panjang 100. Langkahnya, buat garis vertical dengan panjang 100, tentu sudah mahir membuat garis tersebut, bukan? Kalau masih belum ulangi klik disini. Lanjutkan mengetik OFFSET atau cukup disingkat O pada command, kemudian tekan spasi untuk melanjutkan perintah. Pada dialog command terdapat tulisan Specify offset distance or …” artinya menentukan jarak offset dengan mengisi atau mengetikkan 80 dan spasi, seperti terlihat pada gambar berikut

Gambar Command OFFSET dengan offset distance 80


















Langkah selanjutnya, terdapat tulisan “Select object to offset or…” artinya pilih object yang akan dioffset, maka pilih garis vertical itu. Kemudian terdapat dialog lagi “Specify point on side to offset or..” dengan makna menentukan sisi titik yang dioffset. Lakukan me-klik sisi kanan dari garis tersebut, seperti pada gambar di bawah

Gambar Select Object dan Menentukan Point on Side to Offset atau Klik Sisi




















Lengkap sudah langkah membuat offset sebuah garis (panjang 100) dengan jarak offset 80 sisi sebelah kanan. Hasil offset dapat dilihat berikut,

Gambar Hasil Garis Offset dengan Jarak 80



















Kombinasi Line dan Offset sebagai Alternatif Cara Membuat Kotak 

Apabila kita perhatikan, dari contoh di atas, terdapat dua garis yang sejajar hasil dari offset. Apa yang dapat anda lakukan atau lanjutkan guna membuat sebuah kotak? Bagus sekali.. saya bisa menebak anda semua pasti bisa, karena pertanyaan itu sangat mudah. Jawabannya melanjutkan membuat garis dengan bantuan OSNAP ENDPOINT, guna menyambung pada tiap-tiap akhir garis. Untuk lebih jelas, lihat gambar di bawah. Garis yang terbentuk berwarna biru muda. Baca juga tentang: Apa Itu Osnap?

Gambar Membuat Garis dari Endpoint ke Endpoint




















Cara membuat kotak ini memperjelas dan melengkapi materi membuat kotak atau RECTANGLE dengan command REC dan kode koordinat@80,100. Garis birunya sepanjang 80 dan garis merahnya dengan panjang 100. Contoh ini  memberikan bukti alternatif cara membuat kotak kombinasi line dan offset.

Walaupun ulasan Kombinasi Line dan Offset sebagai Alternatif Cara Membuat Kotak ini sangatlah singkat semoga bermanfaat..

Baca lanjutan... Kombinasi Line dan Copy...

Layer pada Autocad



Berbagi informasi yang berjudul Layer pada Autocad ini masih merupakan bagian dari wajib dikuasai oleh pemula yang ingin belajar autocad hingga tahap mahir.

Konsep Dasar Layer
Pada autocad diilustrasikan sebagai lapisan plastik transparan yang diatasnya digambari berbagai macam object yang diberi identitas dengan nama layer. Sedangkan setiap layer memiliki settingan pilihan: color/ warna, linetype/ tipe garis, lineweight/ ketebalan garis, freeze/ pembekuan, lock/ mengunci, on/off menghidupkan atau mematikan tampilan, plot/ printing atau tidak. Layer adalah alat organisasiutama yang digunakan dalam menggambar.

Konsep Dasar Layer


Pada gambar yang kompleks, yang memiliki bertumpuk-tumpuk lapisan transparan seperti ilustrasi gambar di atas, bisa jadi terdiri dari layer gambar denah bangunan, mechanical (AC, plumbing, dll), electrical (instalasi lampu, telepon, internet, dll), dan interior/furniture. Salah satu fungsinya untuk mempermudah pemisahan layer perdetail bagian gambar pada saat editing dan saat plotting, yang dapat memisahkan gambar mana saja yang akan dicetak sesuai keinginan kita.

Agar lebih mudahnya, kita ambil contoh mengedit gambar electrical. Gambar all layer, gambar furniture dan wall kita matikan tampilannya. Mematikan ini maksudnya adalah kita simpan atau sembunyikan sementara agar tidak mengganggu, sehingga yang tersisa tampil di layar monitor hanya bagian electricalnya. Dengan demikian proses editingpun lebih mudah, bukan? Jika sudah selesai, kembalikan lagi semua layer pada posisi on seperti semula.

Membuat Layer
Setelah mengerti fungsi layer, kita lanjutkan membuat layer. Untuk menampilkan Layer Properties Manager cukup kita ketik pada command LA, sebagai singkatan dari Layer. Berikut tampilannya pada Autocad 2012.

Tampilan Layer Properties Manager Autocad 2012










Kita buat contoh menggambar object yang paling sederhana, terdiri dari object, garis putus2, dimensi, garis center. Untuk membuat layer baru (new layer) klik pada lingkaran merah, sedangkan untuk menghapus klik pada lingkaran biru. Berikan nama layer pada kolom name.

Layer object kita setting warna magenta, tipe garis continuous, lineweight 0.3, lebih tebal dari yang lainnya agar terlihat jelas perbedaan dan focus gambar. 

Langkahnya: klik kolom color, maka akan muncul kotak pilihan select color seperti pada gambar di bawah.

Gambar Select Color














 
Untuk linetype sudah benar continuous, kita lanjutkan dengan mengganti ketebalan garis dengan klik colom lineweight sehingga muncul kotak pilihan dan pilih 0.30mm seperti di bawah. 

Gambar Pilihan Lineweight
















Berikut garis putus2, diubah warna biru, tipe garis pilih hidden dan tebal garis 0.05. Ikuti langkah seperti di atas untuk merubah warna dan tebal garis, sedangkan untuk merubah tebal garis kita klik linetype, maka muncul kotak select linetype. Karena garis hidden belum ada, maka perlu kita load untuk memunculkan pilihannya. Klik aja Load, tampak kotak load or reload linetypes Cari HIDDEN dan akhiri dengan klik OK. Lihat gambar langkahnya:



Langkah Load Tipegaris Putus-putus














Dengan petunjuk langkah yang sama, buat layer dimensi warna hijau, tipe garis continuous dan tebal garis 0.09. Sedangkan yang terakhir garis center warna biru, tipe garis center dan tebal 0.05. Perhatikan hasil pembuatan keseluruhan layer di bawah. Klik layer object untuk mengaktifkannya.


Gambar Hasil Setting Layer














Demikian konsep dasar dan cara membuat layer, semoga berfmanfaat





Minggu, 22 April 2018

Cara Membuat Arsiran atau Hatch Autocad


Sebelum kita bahas cara mudah membuat arsiran, alangkah baiknya kita ulas dulu tentang arsiran atau dalam istilah autocad hatch dan fungsinya.
Apa fungsi arsiran? Dalam gambar tentu kita artikan hasil potongan dari sebuah bidang. Tetapi pada prakteknya kita bisa temui beberapa hatch yang berfungsi sebagai bidang potongan, garis tebal, suatu penanda, penunjuk material dan lain-lain. Tentu bagi sobat-sobat praktisi sudah tidak asing lagi, tetapi bagi sobat pemula akan lebih baik kita beri contoh-contoh sebagai gambarannya.



Arsiran sebagai bidang potongan.


gambar arsiran sebagai bidang potongan
Gambar arsiran sebagai bidang potongan

 Arsiran sebagai garis tebal.

gambar arsiran sebagai garis tebal
Gambar arsiran sebagai garis tebal (dinding)




















Arsiran sebagai suatu penanda.

gambar arsiran sebagai penanda area
Gambar arsiran sebagai penanda (area)













Arsiran sebagai petujuk material.

gambar arsiran sebagai petunjuk material bordes
Gambar arsiran sebagai petunjuk material plat bordes


 Ada 4 pokok yang perlu diingat untuk membuat arsiran atau hatch, yaitu:

1.      Area yang akan diarsir haruslah tertutup.
Mengetahui syarat penggunaan hatch ini menghindari sobat dari error (arsiran tidak dapat dimunculkan).

2.      Menentukan jenis pattern (pola)
Berbagai macam pattern atau pola yang telah disediakan oleh program autocad, sehingga mempermudah sobat untuk memilih dan menyesuaikan fungsi yang telah dijelaskan di atas.

3.     Skala arsiran.
Skala arsiran adalah besar kecilnya jarak arsiran atau pola arsiran. Kesalahan menentukan skala arsiran yang terlalu kecil, menyebabkan arsiran menjadi seperti block solid. Sedangkan terlalu besar menyebabkan pola arsiran tidak nampak, karena melebihi area arsiran. Lalu bagaimana menentukan skala arsiran yang tepat? Untuk menjawab pertanyaan ini, sobat dapat melakukan uji coba atau try and error. Artinya just do it, kemudian ganti nilai skala dengan melihat perubahan pada layar monitor sobat.

4.      Menentukan point (titik) area yang akan diarsir.
Menentukan point (titik) pada area yang akan diarsir merupakan salah satu cara program autocad mengetahui area mana yang sobat inginkan untuk diarsir.


Okay.. kita mulai aja dengan cara cepat membuat arsiran (hatch). Sebagai acuan, penulis menggunakan AutoCad 2016.
Buatlah kotak segi empat dengan ukuran 100x100. Baca artikel terkait: membuat kotak atau rectangle.

gambar kotak 100x100
Gambar kotak 100x100






Lanjutkan dengan mengetikkan pada command : H kemudian spasi.
Tampak pada dialog command tulisan pick internal point or [Select object/undo/seTtings]:


Kemudian ketik T kemudian spasi. 



Muncul dalam layar sobat kotak dialog Hatch and Gradient. Lakukan langkah dengan petunuk hal yang perlu diingat pada point 2 sampai 4.


Gambar dialog box hatch and gradient
Gambar dialog box Hatch and Gradient













Point no. 2 klik pada tanda panah merah sebelah kanan pattern. Terlihat kotak dialog Hatch Pattern Pallete bagian Other Predifined. 

gambar kotak dialog hatch patern pallete
Gambar kotak dialog Hatch Pattern Pallete





















Ubah dengan klik bagian ANSI untuk memilih jenis pattern ANSI31 dan klik ok. 

gambar pattern ansi31
Gambar Pattern ANSI31





















Setelah menekan ok lanjutkan point no. 3, akan muncul kembali ke kotak dialog Hatch and Gradient, gantilah nilai skala dengan 2.

Terakhir, pada point no. 4 menentukan pick point dalam area kotak. Terlihat arsiran seperti gambar di bawah sebelah kanan. Arsiran ini sudah proporsi sehingga pengisian nilai skala sudah tepat.


gambar area pick point dan hasil arsiran ansi31
Gambar area pick point dan hasil arsiran ANSI31













Note :

Untuk melakukan pengulangan membuat arisan dengan tipe arsiran yang sama, sobat ketik lagi H, dan dilanjutkan dengan pick point pada area yang ingin diarsir. Jika ingin merubah tipe arsiran, ulangi langkah di atas.

Gunakan pattern solid untuk arsiran sebagai tebal garis,

Terdapat berbagai macam pattern untuk arisran sebagai petuntuk material, seperti AR-CONT untuk concrete, BRICK untuk bata, dan lain-lain, bisa sobat pilih sesuai keinginan.


Pergunakan perintah MA atau MATCH PROP untuk menyamakan jenis arsiran beserta propertiesnya.